Laman

Senin, 02 Januari 2012

KASUS ENRON dan KAP ANDERSEN


Haiii friends,,,
Saya ingin bercerita ulang tentang kebangkrutan perusahaan Enron karena kasus tersebut adalah kasus yang paling “dicari” dan “dibicarakan” hingga kini karena melibatkan dan merutuhkan salah satu anggota dari The Big Five yaitu KAP Arthur Andersen,,,
Cekidot,,,

Kalian tau tidak, Perusahaan Enron adalah gabungan antara InterNort (penyaluran gas alam melalui pipa) dengan Houston Natural Gas yang didirikan pada tahun 1985. Perusahaan Enron yang inti usahanya bergerak dalam bidang industri energi /gas tidak hanya menjadi perusahaan pipanisasi gas alam di Negara Bagian Texas saja tetapi Enron merupakan perusahaan raksasa global dalam beberapa tahun terakhir.  Enron kemudian melakukan diversifikasi usaha yang luas dan tidak ada kaitannya dengan industri energi. Diversifikasi tersebut antara lain meliputi future transaction, trading commodity non energy dan kegiatan bisnis keuangan. Sehingga Enron termasuk ke dalam 500 daftar perusahaan terkaya di dunia versi majalah fortune. Dimana omset bisnisnya mencapai US $100 miliyar, hampir sama dengan pendapatan kotor negeri kita sendiri yaitu Indonesia.

Apa kalian tau sebabnya kalau Perusahaan besar seperti Enron itu bisa mengalami kebangkrutan ?

Pada tahun 2001, Enron melemparkan bom atom seperti bom atom yang dilemparkan AS ke Hiroshima & Nagasaki tetapi minus darah dan kematian, dimana Enron secara mengejutkan melaporkan kerugian ratusan juta dollar pada kwartal itu karena selama empat tahun berturut-turut Enron hampir selalu melaporkan keuntungan. Kabar buruk itu mengakibatkan harga saham Enron jatuh dari harga US $30 menjadi US $10 per lembar saham.

Badan pengawas pasar modal mencurigai ada yang tidak beres dan mulai menyelidiki perusahaan tersebut. Akhirnya Enron mengakui bahwa keuntungannya selama ini adalah fiksi/bohong belaka. Enron ternyata memanipulasi laporan keuangan dan membukukan kerugian selama lima tahun terakhir. Kasus Enron tersebut masih berlanjut hingga tahun 2002 yang berdampak terhadap pasar keuangan global yang ditandai dengan harga saham menurun secara drastis di berbagai bursa efek dibelahan dunia seperti Amerika, Eropa, hingga ke Asia.
Sungguh sangat disayangkan, Enron adalah suatu perusahaan yang menduduki ranking tujuh dari 500 perusahaan terkemuka di AS dan merupakan perusahaan energi terbesar di AS jatuh bangkrut dengan meninggalkan hutang hampir sebesar US $31,2 miliyar.

Pada kasus tersebut, apa kaitannya dengan KAP Arthur Andersen ?

Enron adalah salah satu perusahaan besar pertama yang melakukan out sourcing secara total terhadap fungsi internal audit perusahaan antara lain:
  1. Mantan Chief Audit Executif Enron (Kepala internal audit) semula
    adalah partner KAP Andersen yang di tunjuk sebagai akuntan publik perusahaan.
  2. Direktur keuangan Enron berasal dari KAP Andersen.
  3. Sebagian besar Staf akunting Enron berasal dari KAP Andersen.

Oleh karena itu, yang membuat dan melaporkan hasil laporan keuangan adalah orang dari KAP Arthur Andersen sendiri dan Enron adalah klien dari KAP Arthur Andersen selama beberapa tahun terakhir. Kemudian pada akhir tahun 2001 muncul kabar berita bahwa Enron melaporkan kerugian ratusan juta dollar dan Enron terbukti memanipulasi laporan keuangan.

Kalian pasti tau, siapa orang yang membuat laporan keuangan dan mengaudit laporan keuangan tersebut ?

Orang itu adalah orang dari KAP Andersen sendiri yang melakukannya. KAP Andersen telah menciderai kepercayaan dari pihak pemegang saham atau principal untuk memberikan suatu Fairness Information mengenai pertanggungjawaban dari pihak agent dalam melaksanakan amanah dari principal. Pihak agent yaitu manajemen Enron telah bertindak secara rasional untuk kepentingan dirinya sendiri dengan melanggar norma dan etika bisnis yang sehat.

Kalian tau tidak, siapa KAP Arthur Andersen ?

KAP Andersen dulu merupakan salah satu anggota dari “The Big Five”. The Big Five adalah kelompok lima firma jasa profesional dan akuntansi internasional terbesar, yang menangani mayoritas pekerjaan audit untuk perusahaan publik maupun perusahaan tertutup. Dimana Kantor Akuntan Publik Internasional terbesar di dunia yang anggotanya terdiri dari PricewaterhouseCoopers, Deloitte, Ernst & Young, KPMG, dan Arthur Andersen.

Dampak apa yang terjadi pada KAP Arthur Andersen dan Enron ?

Akibat dari kasus tersebut, perusahaan Enron dan KAP Andersen mengalami kebangkrutan dan memiliki banyak utang kepada para pemegang sahamnya, kehilangan kepercayaan dari klien-kliennya dan kehancuran yang menyisakan penderitaan bagi banyak pihak. KAP Nadersen akhirnya keluar dari anggota “The Big Five” dan sekarang namanya menjadi “The Big Four”.


Saran:
Jangan melanggar norma-norma etika yang ada dalam pekerjaan, apa lagi menciderai atau menghilangkan kepercayaan orang lain kepada kita karena membangun dan menjaga sebuah kepercayaan itu sangat sulit dan membutuhkan proses yang lama.


Ingat friendss :  “Kita Yang Menanam, Kita Juga yang Menuai”





Nama   : Dewi Wahyuningsih
NPM  : 20208355
Kelas   : 4EB09


Sumber:

Tidak ada komentar: