Laman

Rabu, 04 April 2012

Tugas Akuntansi Internasional Chapter 2


1.    Apakah perkembangan akuntansi mendahului atau mengikuti pembangunan ekonomi suatu negara ?
Jawab:
Di Indonesia, Akuntansi mendahului pembangunan ekonomi. Tetapi jika di luar negeri, perkembangan akuntansi mengikuti pembangunan ekonomi contohnya IFRS yang mengikuti perkembangan global.

2.    Mengapa perusahaan multinasional terlihat semakin bertanggung jawab kepada konstituennya dan bukannya kelompok investor tradisionalnya ?
Jawab:
Karena keberadaan kelompok pengguna dengan konstituen yang berlokasi di negara yang berbeda dengan tradisi yang berbeda dalam pengukuran akuntansi sehingga beberapa analis dan investor tidak dapat membuat keputusan keuangan tanpa memahami dampak inflasi yang ada di negara para konstituennya. Seperti contoh di AS, Inggris dan Negara-negara amerika lainnya, pasar ekuitas menyediakan kebanyakan pendanaan yang dibutuhkan perusahaan sehingga menjadi sangat maju. Di pasar-pasar tersebut, kepemilikan cenderung tersebar luas diantara banyak pemegang saham dan perlindungan terhadap investor sangat ditekankan. Sedangkan dikebanyakan Negara-negara lain, kepemilikan saham masih tetap sangat terkonsentrasi dan bank secara tradisional menjadi sumber utama pembayaran perusahaan.

3.    Apakah dua tujuan besar untuk pasar berorientasi investor ? manakah dari tujuan ini yang menurut anda paling penting ? berikan alasan untuk jawaban anda!
Jawab:
Dua tujuan utama untuk pasar berorientasi investor yaitu:
1.      Investor dapat menerima informasi yang material tepat pada waktunya.
2.      Investor dapat dilindungi melalui pengawasan dan penegakan aturan yang efektif.
Menurut saya tujuan yang paling penting yaitu perlindungan investor melalui pengawasan dan penegakan aturan yang efektif karena jika terjadinya tindakan criminal dalam hal pengungkapan informasi yang ditujukan kepad investor, hal ini bertujuan untuk meningkatkan keyakinan investor, yang akan meningkatkan likuiditas, mengurangi biaya transaksi, dan meningkatkan kualitas pasar secara keseluruhan.

4.    Sebutkan dan jelaskan perbedaan antara translasi dan konversi ? berikan contohnya!
Jawab:
Translasi mata uang asing adalah Proses penyajian ulang informasi keuangan dari satu mata uang ke mata uang lainnya. Sedangkan konversi antar mata uang asing adalah pertukaran dari satu mata uang ke mata uang lain secara fisik.
Perbedaannya adalah, Translasi hanyalah perubahan satuan unit moneter, contohnya pada sebuah necara yang dinyatakan dalam pound Inggris disajikan ulang ke dalam nilai ekuivalen dolar AS. Tidak ada pertukaran fisik yang terjadi, dan tidak ada transaksi terkait yang terjadi. Sedangkan konversi, memungkinkan adanya pertukaran fisik yang terjadi dan ada transaksi terkait yang terjadi.

5.    Apakah menggunakan lebih dari satu metode transaksi diperbolehkan ? jika iya, metode mana yang dapat digunakan dan berikan alasannya!
Jawab:
Tidak diperbolehkan karena satu metode translasi saja tidak dapat memenuhi dengan sama translasi yang dilakukan, apalagi jika menggunakan 2 metode yg berdasarkan kondisi yang berbeda dan untuk tujuan berbeda..



Sumber:

Jumat, 09 Maret 2012

Tugas Softskill Akuntansi Internasioanal Chapter 1


1.     Beberapa pihak mendukung bahwa satu bahasa tunggal yang diucapkan secara luas digunakan sebagai bahasa akuntansi internasional yang resmi. tuliskan pernyataan yang terdiri dari 2 paragraf yang mendukung pemilihan bahasa inggris sebagai bahasa resmi ?
Jawab:
Di dunia ini ada bermacam-macam negara dengan beranekaragam budaya, adat istiadat dan juga negara-negara tersebut memiliki bahasa yang berbeda-beda yang digunakan untuk berkomunikasi. Untuk berkomunikasi dengan negara-negara tersebut, maka diperlukan bahasa penyatu dan dipilihlah Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi internasional, kenapa ? karena bahasa inggris merupakan bahasa yang digunakan oleh negara Inggris yang dulunya paling banyak menjajah yaitu hampir 2/3 negara yang dijajahnya di dunia.   
Menurut Crystal, sebuah bahasa dapat menjadi bahasa internasional karena (a) geographical-historical dan (b) socio-cultural. Dimana, dua kriteria ini akan dikembangkan menjadi lima faktor: (1) struktur dan bobot internal; (2) jumlah pemakai; (3) penyebaran geografis; (4) dominasi kekuasaan, politik, dan ekonomi; dan (5) wahana komunikasi dalam keilmuan dan diplomasi. Akibat dari kelima faktor ini muncul (6) pengaruh kehidupan sosial budaya.

2. Mengapa masalah-masalah akuntansi internasional semakin penting dan rumit dalam tahun-tahun belakang ?
Jawab:
Karena akuntansi internasional menyediakan informasi penting yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan pada perusahaan yang ada di dunia. Akuntansi internasional memberikan informasi mengenai perusahaan dan transaksinya untuk memfasilitasi keputusan alokasi sumber daya oleh para pengguna. Oleh karena itu, akuntansi internasional memiliki aturan-aturan atau standar tentang cara pembuatan laporan keuangan pada perusahaan. Dimana aturan-aturan itu bisa diperbaharui dan dikembangkan agar standar laporan keuangannya menjadi lebih baik dan dapat diterima di dunia.

3.      Apakah tujuan melakukan klasifikasi sistem akuntansi ?
Jawab:
Klasifikasi adalah sebagai dasar untuk memahami dan menganalisa mengapa dan bagaimana sistem akuntansi nasional berbeda-beda. Tujuan klasifikasi adalah untuk mengelompokkan sistem akuntansi keuangan menurut karakteristik khususnya. Klasifikasi mengungkap struktur dasar di mana anggota- anggota kelompok memiliki kesamaan dan yang membedakan kelompok- krlompok yang beraneka ragam satu sama lain. Dengan menenali kesamaan dan perbedaan , pemahaman kita menenai system akuntansi akan lebih baik. Klasifikasi merupakan cara untuk melihat dunia.

4.      Apakah model akuntansi yang utama di dunia ? Apakah karakter yang berbeda dari tiap-tiap model tersebut ?
Jawab:
Di dunia, akuntansi dan laporan keuangan berbeda-beda satu sama lain. Dimana Variabel-variabel yang membentuk perkembangan akuntansi sebuah negara, model akuntansi keuangan tertentu yang berkembang karena minat, sejarah atau pilihan, proses menetapkan standar akuntansi keuangan nasional itu sendiri dan konservatisme adalah hal-hal yang menyebabkan perbedaan tersebut.

5.      Perusahaan-perusahaan besar sering kali mencatatkan saham mereka diberbagai bursa efek yang berbeda di seluruh dunia. Isu akuntansi apa yang mencuat akibat praktek ini ?
Jawab:
Isu akuntansi yang mencuat akibat perusahaan-perusahaan besar sering mencatatkan sahamnya disebabkan oleh merger dan akuisisi yang juga berakibat pada penghapusan pencatatan saham yang dilakukan beberapa perusahaan terkait, salah satunya perusahaan yang ada di Eropa. Sehingga banyak perusahaan di Eropa mengalami kesulitan ketika memutuskan di mana meningkatkan jumlah modalnya atau mencatatkan sahamnya.

Sumber:
uo94tcd3nIzg

Kamis, 05 Januari 2012

SARBANES – OXLEY ACT


Sarbanes – Oxley Act merupakan salah satu topik yang menarik dan aktual hingga saat ini. Undang-undang ini dibuat oleh Senator Paul Sarbanes dan Representative Michael Oxley dan ditandatangani oleh presiden George W. Bush pada tahun 2002. Undang-undang ini dikeluarkan sebagai respons dari Kongres Amerika Serikat terhadap berbagai kasus seperti Enron, Worldcom, AOL timewarner, dll yang juga melibatkan beberapa KAP yang termasuk ke dalam “The Big Five” seperti Arthur Andersen, KPMG, dan PWC. Skandal-skandal yang menyebabkan kerugian bilyunan dolar bagi investor karena runtuhnya harga saham perusahaan-perusahaan yang terpengaruh ini mengguncang kepercayaan masyarakat terhadap pasar saham nasional. Semua kasus tersebut merupakan contoh bagaimana kecurangan (fraud) berdampak  sangat buruk terhadap pasar, pemegang saham, dan pegawai lainnya.
Dengan diterbitkannya undang-undang ini, diharapkan akan meningkatkan standar akuntabilitas dan transparansi dalam laporan keuangan, memungkinkan memperkecil perusahaan atau organisasi untuk melakukan dan menyembunyikan fraud, dll. Dalam Sarbanes-Oxley Act diatur tentang akuntansi, pengungkapan, dan pembaharuan governance, yang mensyaratkan adanya pengungkapan yang lebih banyak mengenai informasi keuangan, keterangan tentang hasil-hasil yang dicapai manajemen, pembentukan komite audit yang independen. Berikut ini adalah ringkasan isi pokok dari Sarbanes-Oxley Act :
Ø  Membentuk independent public company board untuk mengawasi audit terhadap perusahaan public.
Ø  Mensyaratkansalah seorang anggota komite audit adalah orang yang ahli dalam bidang keuangan.
Ø  Mensyaratkan untuk malakukan full disclosurekepada para pemegang saham berkaitan dengan transaksi keuangan yang bersifat kompleks.
Ø  Menysyaratkan CEO dan CFO perusahaan untuk melakukan sertifikasi tentang validitas pembuatan laporan keuangan perusahaannya. Jika diketahuui mereka melakukan pelaporan palsu maka mereka dipenjara selama 20 tahun dan denda sebesar US $5 juta.
Ø  Melarang kantor akuntan publik dari tawaran jasa lainnya
Ø  Mensyaratkan adanya kode etik, terdaftar pada Securities and Exchange Commission (Bapepam-LK) untuk para pejabat keuangan dengan hukuman 10 tahun penjara.
Ø  Mensyaratkan mutual fund professional untuk menyampaikan suara pada wakil pemegang saham sehingga para investor mengetahui bagaimana saham mereka berpengaruh terhadap keputusan.
Ø  Memberikan perlindungan kepada individu yang melaporkan adanya tindakan penyimpangan kepada pihak yang berwenang.
Ø  Mensyaratkan penasehat hukum perusahaan untuk mengungkap adanya penyimpangan kepada pejabat senior dan kepada dewan komisaris.




Nama  : Dewi Wahyunigsih
NPM   : 20208355
Kelas   : 4EB09
Tugas  : Etika Profesi Akuntansi



Sumber:
Albrecht, W. Steve, Conan C. Albrecht and Chad O. Albrecht, 2006, Fraud Examination, Canada: Thomson South-Western.
Media Akuntansi, Dampak Sarbanes-Oxley Act bagi Akuntan. Edisi 40/Mei/Tahun XI/2004.
Pedneault, Stephen, Anatomy of a Fraud Investigation, 2010, New Jersy: John Wiley & Sons,Inc.

https://docs.google.com/viewer?a=v&q=cache:oXLMaQIhsYEJ:www.bpkp.go.id/public/upload/unit/investigasi/files/Gambar/PDF/sarbanes.pdf+sarbanes+oxley&hl=id&gl=id&pid=bl&srcid=ADGEEShFBboih6i_V7flYX5MbksVdniY_mwpysnEgqOXDGgjKHO_TcuJwxuDlLEfJwF5tXwPMQBv6YFCN2Fi6tGVZgal1s_Cmh2wRxBWBP771giOzlrCxVsGlDqcb-UxN0OqesFIydkJ&sig=AHIEtbRafPnC-WcaTIK7XvwElDDKfsjvtg