Laman

Senin, 30 April 2012

AKUNTANSI INTERNASIONAL CHAPTER 4


1.    Sebutkan 4 dimensi utama pembuatan model usaha ?
Jawab:
a.       Mengidentifikasikan faktor-faktor utama yang relevan terhadap kemajuan perusahaan di masa depan.
b.      Merumuskan teknik yang memadai untuk meramalkan perkembangan masa depan dan menganalisis kemampuan perusahaan untuk menyesuaikan diri atau memanfaatkan perkembangan tersebut.
c.       Mengembangkan sumber-sumber data untuk menditkung pilihan-pilihan strategis.
d.      Mentranslasikan pilihan-pilihan tertentu menjadi serangkaian tindakan yang spesifik.

2.    Sebutkan 3 bidang pengukuran adaptasi oleh perusahaan multinasional atas model perencanaan investasi tradisional ?
Jawab:
a.       Menentukan pengembalian yang relevan untuk investasi internasional
b.      Mengukur ekspekstasi pasar
c.       Menghitung biaya modal perusahaan multinasional

3.    Sebutkan 4 manajemen resiko dalam dunia kurs mengambang ?
Jawab:
a.       antisipasi pergerakan kurs
b.       pengukuran risiko kurs valuta asing yang dihadapi perusahaan
c.       perancangan strategi perlindungan yang memadai, dan
d.      pembuatan pengendalian manajemen risiko internal

4.    Sebutkan pengertian neraca perdagangan dan neraca pembayaran ?
Jawab:
·         Neraca pembayaran adalah suatu pembukuan yang menunjukkan aliran pembayaran yang dilakukan dari negara-negara lain ke dalam negeri, dan dari dalam negeri ke negara-negara lain.
·         neraca perdagangan merupakan selisih antara total ekspor dan impor barang, jasa, dan transfer. Dalam perhitungannya, neraca perdagangan ini tidak mencakup transaksi-transaksi asset finansial dan kewajiban (hutang).

5.    Sebutkan dan jelaskan macam-macam Pajak ?
Jawab:
a.       Pajak langsung
seperti pajak penghasilan, mudah untuk dikenali dan umumnya diungkapkan pada laporan keuangan perusahaan. Yang lainnya, yaitu pajak tidak langsung seperti pajak konsumsi, tidak dapat dikenali dengan jelas dan tidak terlalu sering diungkapkan. Umumnya, mereka tersembunyi dalam pos “biaya dan beban lain-lain”.
b.      Pajak penghasilan perusahaan
mungkin digunakan secara lebih luas untuk menghasilkan pendapatan bagi pemerintah dibandingkan dengan pajak utama lainnya, dengan kemungkinan pengecualian untuk bea dan cukai.
c.       Pajak Pungutan
adalah pajak yang dikenakan oleh pemerintah terhadap dividen, bunga, dan pembayaran royalti yang diterima oleh investor asing. Sebagai contoh misalkan suatu negara mengenakan pajak pungutan sebesar 10% atas bunga yang dibayarkan oleh obligasi. Apabila pajak ini dikenakan terhadap penerima bunga dari luar negeri, pajak ini umumnya dipungut oleh perusahaan pembayar bunga dari sumbernya, yang kemudian membayarkan hasil pungutan itu kepada pengumpul pajak di negara asal. Karena pajak pungutan dapat menghambat arus modal investasi jangka panjang secara internasional, sering kali pajak ini dimodifikasi melalui perjanjian pajak bilateral.
d.      Pajak pertambahan nilai
merupakan pajak konsumsi yang ditemukan di Eropa dan Kanada. Pajak ini berlaku untuk total penjualan dikurangi dengan pembelian dari unit penjual perantara. Perusahaan yang membayar pajak ini sebelumny sebagai biaya dapat mengajukan klaim di kemudian hari kepada pihak otoritas pajak.
e.       Pajak perbatasan
seperti bea cukai dan bea impor, umumnya ditujukan untuk menjaga agar barang domestik dapat bersaing dalam harga dengan barang impor. Dengan demikian , pajak yang dikenakan terhadap impor umumnya dilakukan secara paralel dan pajak tidak langsung lainnya dibayarkan oleh produsen domestik barang yang sejenis.
f.       Pajak transfer
merupakan jenis pajak tidak langsung lainnya. Pajak ini dikenakan terhadap pengalihan ( transfer ) objek antar pembayar pajak dan dapat menimbulkan pengaruh yang penting terhadap keputusan bisnis seperti struktur akuisisi.



Sumber:

Wartawarga Gunadarma




Tidak ada komentar: